Sabtu, 03 Januari 2009

Panduan Lengkap Menggunakan Blog di Blogspot

Kita telah belajar bagaimana menciptakan blog di blogspot, maka sekarang saya akan menjelaskan seluk beluk yang ada di dalam blog itu sendiri, karena ada pepatah lama yang mengatakan "tak kenal maka tak sayang". Memang ada benarnya jika kita tidak mengerti cara menggunakan blog di bloggspot ini, maka kita tidak akan menyukainya. Hal ini bisa penulis maklumi terutama ketika mood kita memang lagi down. Saya sendiri pernah mengalamaminya ketika saya mencoba sesuatu tapi saya bingung menggunakannya, alhasil saya jadi malas dan cepat bosan. Ternyata, yang saya coba itu punya manfaat yang besar juga. Baiklah, berikut ini saya paparkan panduan lengkap menggunakan blog di blogger yang telah Anda buat. Namun, karena panduan menggunakan blog di blogspot tersebut sangat panjang menurut saya, maka saya tidak menulis langsung pada blog ini karena bisa memperlambat loading. Pembaca bisa men-download-nya langsung melalui link dibawah ini, sekalian pembaca bisa jalan-jalan pada website saya yang telah saya buat dengan menggunakan sebuah CMS.

Klik Untuk Download Langkah-Langkah Memakai Blogspot Disini



»»  read more

Panduan Membuat Blog di Blogspot

Setelah cukup panjang bercuap-cuap dipengantar tutorial website, sekarang sudah saatnya kita terjun langsung ke TKP (Tempat Kita Praktek).
Saya akan awali dengan memaparkan langkah-langkah membuat blog di Blogspot. Sebenarnya ada banyak provider yang menyediakan tempat buat kita untuk ngeblog, seperti wordpress, multiply, friendster, dan lain-lain. Tentu ada perbedaan dari masing-masing provider terutama fitur yang diberikannya, dan tergantung kita mau milih yang mana. Jika fitur yang kita inginkan ternyata disediakan oleh provider yang satu, tentu kita akan memilih ngeblog disana. Namun, saya tidak akan membanding-bandingkan keunggulan masing-masing provider terkait blognya disini karena kurang etis menurut saya. Toh bagi saya semua blog akan sama saja jika memang tujuannya baik, dan yang pasti tergantung dari diri kita sendiri. Mungkin pembaca bertanya-tanya, lantas kenapa penulis memulai dengan tutorial membuat blog di blogspot?
Pertanyaan bagus. Ya karena salah satu perbedaan blogspot (perbedaan bukan berarti keunggulan lho) adalah kita diperbolehkan melakukan memodifikasi halaman blog kita, baik itu modifikasi template, tulisan, maupun menambah fitur-fitur lain yang kita anggap bagus dan menarik. Tentu hal ini sangat cocok bagi kita yang memang ingin mengembangkan kemampuan per-website-annya dan mau mencoba tantangan berkreasi pada blog sendiri.

Baiklah, berikut langkah-langkah membuat blog di blogspot:
  1. Buka alamat www.blogger.com pada browser Anda.
  2. Pada bagian sebelah kanan Anda akan menemukan tanda panah yang bertuliskan CIPTAKAN BLOG ANDA.



    Klik tulisan tersebut, dan ikuti langkah selanjutnya.
  3. Anda akan masuk pada halaman pembuatan akun Google. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan akun yang akan Anda gunakan untuk masuk ke blog Anda. Nah, bagi Anda yang telah mempunyai akun Google baik itu dari Gmail atau yang lainnya bisa langsung menggunakannya. Untuk itu, klik link yang bertuliskan Slogin terlebih dahulu pada bagian atas form.



    Bagi pembaca yang ingin mengetahui cara menciptakan akun Google silahkan klik disini. Sedangkan bagi Anda yang belum mempunyai akun Google silahkan isi form tersebut. Perlu diperhatikan bahwa alamat email yang harus diisi pada form tersebut boleh alamat email dari mana saja, asalkan benar-benar sudah ada. Setelah semuanya diisi, klik tanda panah yang bertuliskan Lanjutkan.
  4. Anda akan masuk pada langkah berikutnya, yaitu penamaan blog Anda. Isian Judul Blog merupakan nama blog Anda yang akan Anda buat, sedangkan isian Alamat blog merupakan domain blog atau URL blog Anda yang akan dituliskan pada address bar browser jika ingin mengunjungi blog Anda. Setelah mengisi semuanya, klik lagi tanda panah dengan tulisan Lanjutkan.
  5. Langkah selanjutnya yang merupakan langkah terakhir adalah memilih template blog Anda. Template ini merupakan tampilan dari blog Anda. Silahkan pilih template yang sesuai dengan keinginan dan selera Anda. Pasti tidak sedikit diantara pembaca yang merasa kalau template yang ditawarkan disana kurang menarik atau yang lainnya. Tenang saja, template-template tersebut hanya sebagian kecil dari template blogger yang bisa Anda gunakan. Setelah ini kita akan belajar bagaimana mengganti template blogger yang sesuai dengan selera Anda atau memodifikasinya. So, jangan kemana-mana yach :). Pilih terlebih dahulu salah satu template tersebut. Kemudian klik tanda panah dengan tulisan Lanjutkan.
  6. Selanjutnya akan muncul halaman pesan yang mengatakan bahwa Blog Anda sudah jadi!. Maka klik tanda panah yang bertuliskan Mulai Blogging.
Oke, akhirnya sekarang Anda sudah memiliki sebuah blog dengan alamat seperti yang Anda isikan pada langkah ke-4 diatas. Setelah mengklik tanda panah dengan tulisan Mulai Blogging, Anda akan masuk pada halaman pembuatan/penulisan postingan yang baru. Halaman itulah yang akan Anda gunakan jika ingin menulis konten yang ingin Anda tampilkan pada blog Anda. Tapi, sebelum kita melangkah kesana, ada baiknya kita kenali terlebih dahulu halaman administrator kita. Pada blogger, halaman administrator atau control panel ini biasa disebut sebagai Dasbor (Dashboard). Perhatikan link dengan tulisan Dasbor dibagian kanan atas.



Klik link tersebut. Anda akan masuk pada halaman dasbor blog Anda. Dari halaman inilah Anda bisa memulai mengelola blog yang telah Anda ciptakan serta mengedit profil Anda. Ada satu hal yang penting untuk Anda ketahui, yaitu Anda boleh memiliki banyak blog pada blogger dengan menggunakan hanya satu akun Google yang telah Anda ciptakan sebelumnya. Asyik bukan? Untuk melakukannya, Anda cukup mengklik link Buat Blog yang ada disebelah kanan, dan Anda akan kembali pada proses pembuatan blog baru.

Selamat mencoba...
»»  read more

Jumat, 02 Januari 2009

Membuat Account Google

Sebenarnya account Google ini tidak mutlak dibutuhkan. Namun, ada baiknya kita menggunakan account Google karena beberapa pertimbangan, misalnya kita bisa menggunakan beberapa fasilitas Google lainnya jika mempunyai account Google seperti Google Mail (Gmail), Google Adsense, dan lain-lain. Selain itu, blog yang akan kita buat salah satunya adalah blog dari www.blogger.com dimana provider ini merupakan milik Google sendiri, sehingga nantinya kita semakin mudah dalam mengelola blog kita karena mengggunakan account yang sama untuk semua fasilitas dari Google. Oleh sebab itu, ada baiknya saya memberikan tutorial atau panduan membuat akun Google dimana akan saya awali dengan cara membuat Gmail.
Berikut langkah-langkah dalam menciptakan Google Mail (email Google).
  1. Buka www.google.com. Pada bagian kiri atas klik link Gmail sehingga muncul halaman login email Google. Klik tombol Sign up ke Gmail.
  2. Isi form pendaftaran sesuai dengan data diri Anda. Perhatikan bagian form yang awal. Anda diminta untuk mengisi Nama Login Yang Diinginkan. Isian ini akan menjadi ID email Google Anda
  3. Setelah semuanya selesai maka klik tombol Saya menerima. Buat akunku yang berada dibagian bawah.
  4. Maka Anda sudah mendapatkan sebuah email di Google dengan alamat : namalogin@gmail.com.
»»  read more

Antara Website, Blog, dan CMS

Baiklah, sekarang sudah waktunya kita memulai tutorial website yang sesungguhnya. Jadi, yang sebelumnya gak sungguh-sungguh donk? Bukan. Tapi sekarang kita sudah masuk ke tahap-tahap pembuatan website yang memang menjadi bahan di dalam blog ini. Mungkin pembaca bertanya-tanya, apa sih perbedaan website, blog, atau CMS itu sendiri? Kalau merujuk dari defenisi website pada postingan yang terdahulu, maka kumpulan halaman-halaman informasi yang mempunyai domain yang dibuka malalui internet adalah termasuk website. Berarti blog juga termasuk donk? Secara defenisi blog termasuk website. Lalu apa yang membedakannya dengan website kebanyakan, atau dengan CMS, atau kenapa disebut blog?
Pertanyaan-pertanyaan itu merupakan pertanyaan yang juga muncul di kepala saya ketika pertama kali mendengar kata blog. Setelah saya mencoba mempelajari dan membandingkan, saya membuat kesimpulan tersendiri untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Menurut saya, blog merupakan sebuah website yang lebih sederhana dalam pengelolaan dan penggunaannya. Blog dibuat khusus untuk mempermudah pengguna internet dalam menampilkan konten yang dimilikinya (sering berupa tulisan) tanpa harus membangun sebuah website dari awal. Biasanya konten-konten yang dituliskan pada blog tersebut ditampilkan dalam bentuk postingan-postingan yang muncul pada halaman blog secara berurutan. Hmm, ada baiknya kita membaca perbedaan-perbedaan mendasar antara blog dan website kebanyakan.

Website pada umumnya:
  1. Terlebih dahulu mendesain halaman-halaman website dengan menggunakan bahasa pemrograman web seperti HTML, PHP, ASP, XML, dll. Biasanya menggunakan bantuan software seperti dreamweaver atau frontpage.
  2. Halaman-halaman tersebut selanjutnya kita simpan dalam sebuah webserver (hosting) termasuk file-file atau dokumen-dokumen yang digunakan sebagai sumber membangun halaman-halaman tersebut, misalnya gambar. Selanjutnya kita juga perlu mendapatkan sebuah alamat website (domain).
  3. Untuk mengelolanya, biasanya kita atau dalam hal ini disebut webdeveloper, harus berhubungan langsung dengan halaman-halaman yang sudah kita simpan tadi. Maksudnya seperti ini, misalkan kita ingin menambah kalimat pada halaman yang sudah kita simpan, maka kita perlu masuk ke dalam hosting kita kemudian melakukan perubahan pada halaman tersebut.
  4. Kita dapat mendesain dari awal halaman yang kita inginkan secara keseluruhan dan dapat merubahnya secara keseluruhan juga.
  5. Sekarang ini website sudah banyak berbasis database sehingga memungkinkan pengelolaannya semakin mudah, misalnya sudah memakai halaman administrator. Selain itu, penggunaan database membuat website semakin canggih, misalnya bisa digunakan untuk jual beli di internet, dll. Sumber database itu sendiri adalah milik kita sebagai webdeveloper.
  6. Website yang yang kita bangun sendiri bisa merupakan website yang independen, artinya tidak mempunyai keterikatan dengan website lain.
Blog:
  1. Blog dibuat lebih sederhana dari website.
  2. Kita tidak perlu mendesain halaman-halaman secara satu persatu baik itu dengan softaware seperti dreamweaver ataupun frontpage.
  3. Untuk mendapatkan sebuah blog, kita hanya perlu mendaftarkan diri pada provider blog yang akan kita gunakan, misalnya www.blogger.com maupun www.wordpress.com. Provider tersebutlah yang akan menyediakan tempat untuk membuat sebuah blog dengan beberapa langkah yang telah mereka siapkan.
  4. Blog tidak mengharuskan kita mendapatkan hosting dan domain sebagai tempat penyimpanan halaman-halaman web kita. Kita tinggal menulis atau menampilkan konten-konten pada blog yang telah kita buat, karena halaman-halaman blog itu telah tersimpan pada provider blog yang kita gunakan.
  5. Kita akan mendapatkan halaman administrator (bisa disebut dashboard atau controlpanel). Dari halaman itulah kita melakukan pengelolaan konten-konten kita, misalnya menulis posting baru, mengedit, ataupun menghapusnya.
  6. Blog yang kita buat memang milik kita sendiri, namun sistemnya tidak seutuhnya milik kita, tetapi milik provider-nya sendiri. Artinya, kita masih punya keterkaitan sistem dengan provider-nya. Jika mereka merasa perlu menghapus blog Anda dari dunia internet, maka mereka bisa melakukannya kapanpun. Itulah sebabnya, jangan melakukan tindakan yang melanggar hukum di dalam blog kita.
  7. Blog tidak memungkinkan kita membuat sebuah sistem database tersendiri yang terkoneksi pada blog kita, karena sistem database blog kita dimiliki oleh provider-nya. Kita hanya bisa mengelolanya.
Secara umum, blog memang tidak secanggih website kebanyakan, apalagi jika dibandingkan dengan website dinamis yang telah menggunakan database misalnya website jual beli di internet. Selain itu, kita juga tidak bisa melakukan pendaftaran user pada sebuah blog. Namun, hal tersebut bukan menjadi masalah, dan memang bukan masalah. Karena, blog sendiri dikhususkan bagi pengguna internet yang ingin menulis atau menampilkan konten-kontennya tanpa harus repot mendesain sebuah website dari awal kemudian melakukan hosting dan mendapatkan domain. Karena, bagi saya sendiri, semua tergantung pada tujuan awal kita. Misalnya kita hanya ingin menulis di internet, tentu kita tidak mau repot-repot berurusan dengan bahasa pemrograman website yang tentu menghabiskan banyak waktu, tenaga, dan tentu biaya, apalagi untuk mendapatkan space hosting yang tentunya tidak murah. Blog menjawab kebutuhan dan keterbatasan itu. Masak nulis aja kok repot. He3x. Tapi biarpun demikian, jika tujuan kita membuat sebuah website lebih dari sekedar menulis, misalnya membangun komunitas, berjualan di internet, membangun sebuah sistem managemen di internet, mungkin blog belum bisa menjawab keinginan itu. Maka dari itu optimalisasi sangat dibutuhkan dalam membuat website. Kita harus mengingat tujuan kita namun memperhatikan keterbatasan-keterbatasan yang ada. Tentu dalam membangun sebuah website kita tidak mau rugi banyak. Kita harus menimbang-nimbang antara yang needed dan yang wanted. Jangan sampai kita mubajir dalam membangun sebuah website dengan tujuan yang sebenarnya tidak perlu menghabiskan biaya atau sumber yang lebih banyak.

Oke deh, sekarang kita perlu tahu apa sih CMS itu?
CMS (Content Management System) merupakan sebuah sistem website dimana dalam pengelolaannya hampir sama dengan pengelolaan blog, namun bentuknya bisa dikatakan sama dengan website pada umumnya. Duh, bingung ya? Kalau tadi kita sudah membandingkan antara website kebanyakan dengan blog, maka CMS ini dibuat untuk menggabungkan kedua-duanya. Loh, kok bisa? Tentu bisa. Website kebanyakan mengharuskan kita mendesain dari awal dengan bahasa pemrograman web dan tentunya secara keseluruhan website beserta sistem yang ada di dalamnya adalah milik kta seutuhnya dan boleh kita kelola serta kembangkan sendiri. Sedangkan blog mempermudah kita dalam pengelolaannya tanpa harus repot berurusan dengan bahasa pemrograman website namun tidak bisa memiliki dan mengembangkan seutuhnya sistem blog kita. Maka CMS merupakan sebuah sistem website dimana website yang kita bangun bisa dikatakan sama dengan website kebanyakan namun kita tidak perlu repot berurusan dengan bahasa pemrograman web serta pengelolaannya juga mirip dengan mengelola blog, mudah. Dengan demikian, kita bisa memiliki sistem website kita secara keseluruhan. Bagaimana mendapatkan CMS? Sudah banyak provider yang menyediakan layanan ini dengan memberikan modul yang berisis source website yang akan kita bangun. Bahkan tidak sedikit yang menyediakannya secara opensource. Kita tinggal menginstal modul tersebut dan mendapatkan sebuah desain yang siap pakai. Penasaran? Ikuti terus kisah dalam blog ini.he3x. Karena penulis akan menyajikan secara khusus liputan tentang blog maupun CMS :).

Hmm, mungkin sekarang pembaca mulai menimbang-nimbang, antara membuat website seperti yang kebanyakan, menggunakan blog, atau mencoba CMS? Tapi, bagi saya itu awal yang baik. Saya hanya bisa berpesan seperti yang saya sampaikan di atas tadi. Hal-hal yang harus kita pertimbangkan adalah tujuan kita menggunakan sebuah web, keterbatasan waktu maupun biaya, kemudahan, dan lain-lain. Untuk itulah blog ini khusus saya buat sebagai wadah belajar membuat sebuah website, baik itu website yang pada umumnya, blog, ataupun CMS.
Jangan kemana-mana ya, masih panjang kisah kita. Ha3x.
»»  read more

Kamis, 01 Januari 2009

Hosting dan Domain

Sebelum memulai belajar mendesain website, termasuk didalamnya blog ataupun CMS, sebaiknya kita memahami terlebih dahulu istilah-istilah yang sering dan umum digunakan dalam dunia internet khususnya yang berhubungan dengan web. Salah satu yang perlu kita ketahui adalah hosting dan domain. Blog ini akan membahas apa sebenarnya arti istilah hosting dan domain serta mengetahui perbedaan hosting dan domain tersebut.
Website dapat saya umpamakan sebagai sebuah rumah dimana rumah itu sendiri dibangun di suatu tempat dan mempunyai sebuah alamat. Barang-barang kepunyaan kita tentu disimpan di dalam rumah tersebut. Selain itu, jika orang lain ingin mengunjungi rumah kita maka yang perlu diketahui oleh orang tersebut adalah alamat rumah kita misalnya Jl. Mawar Berduri No 21. Tanpa rumah kita tentu tidak bisa menyimpan barang-barang keperluan kita, dan tanpa alamat orang lain tentu tidak bisa mengunjungi rumah kita.

Seperti halnya rumah tersebut, web yang kita bangun juga perlu sebuah tempat untuk menyimpannya halaman-halamannya dan juga file-file yang digunakan dalam website kita. Dalam dunia internet, penyimpanan file-file website kita disebut HOSTING. Jadi hosting adalah penyimpanan file-file website kedalam jaringan internet (internetwork) dimana tempat penyimpanan itu sendiri disediakan oleh sebuah ISP (Internet Server Provider) atau biasa disebut sebagai webserver. Dengan tersimpannya website kita kedalam internet tentu orang akan bisa mengunjungi website kita dari tempat-tempat yang bisa mengakses internet dan kapan saja karena sudah tersimpan secara online di dalam internet.

Agar website kita dapat dikunjungi, maka website tersebut harus mempunyai alamat yang bisa diketahui oleh orang lain. Alamat website disebut dengan istilah DOMAIN. Biasanya domain ditulis dengan awalan http://www ataupun www. Misalnya http://www.anakranto.co.cc. HTTP (HyperText Transfer Protocol) itu sendiri merupakan sebuah aturan atau standar yang digunakan untuk membuat sebuah hubungan antara perangkat-perangkat pengakses internet guna memanggil halaman-halaman WWW (word wide web) atau secara sederhana disebut halaman-halaman internet.

Sebenarnya, domain digunakan untuk mempermudah orang dalam melakukan hubungan pada jaringan yang dituju dimana website yang ingin dilihat tersimpan. Karena pada dasarnya, yang ada adalah alamat IP (Internet Protokol Address) yang merupakan deretan angka-angka biner yang digunakan sebagai identifikasi dari sebuah komputer di internet. Tentu sangat sulit jika harus mengingat deretan angka-angka tersebut, apalagi jika harus berkunjung ke banyak website. Sehingga digunakanlah sebuah domain sebagai alternatif deretan angka-angka tersebut. Kita bisa memilih beberapa jenis domain. Ada yang berakhiran .com, .co.id, .org, .ac.id, dll, tergantung kebutuhan kita. Misalnya untuk lembaga komersil pada umumnya berakhiran .com ataupun .co.id (di Indonesia). Untuk lembaga pendidikan menggunakan .ac.id, dan untuk organisasi biasanya menggunakan .org.

Lalu, bagaimana pula dengan URL? Apa sih itu? URL (Uniform Resource Locator) merupakan suatu format tertentu yang menandakan alamat dari suatu sumber baik itu file atau dokumen yang telah tersimpan di internet. Domain sendiri bisa disebut sebagai sebuah URL dari website kita secara keseluruhan. Namun, saya sendiri beranggapan bahwa URL menunjukkan alamat yang lebih spesifik dari tiap-tiap sumber atau dokumen yang ada di internet atau dengan kata lain URL merupakan alamat dimana sebuah dokumen atau file tersimpan. Sehingga bisa disimpulkan bahwa tiap sumber yang tersimpan di internet mempunyai URL yang berbeda-beda. Seperti yang pernah saya contohkan pada postingan sebelumnya, contoh sebuah URL adalah http://www.website-anda.com/fotoku.jpg. URL tersebut merupakan alamat sebuah file dengan nama fotoku.jpg.

Bagaiman mendapatkan hosting maupun domain website? Di dunia internet banyak provider (webserver) yang menyediakan layanan hosting ataupun domain gratis atau yang bayar. Untuk hosting ataupun domain yang bayar harganya juga bervariasi tergantung layanan yang diberikan dan kapasitas serta lama penggunaannya (dapat diperpanjang). Sedangkan DOMAIN GRATIS biasanya provider-nya akan menyisipkan link ataupun iklan kedalam website kita atau domain yang kita dapatkan biasanya mengandung kata atau alamat providernya. Domain yang saya contohkan di atas merupakan domain gratis dengan provider di http://www.co.cc. Baik DOMAIN GRATIS maupun HOSTING GRATIS ada kekurangan dan kelebihan masing-masing. Untuk mengetahui perbedaan hosting bayar dan hosting gratis serta perbedaan free domain dan domain berbayar silahkan pembaca buka disini.

Hmm, saya rasa pembaca yang mungkin masih baru mengenal arti website sudah sedikit mengerti tentang istilah-istilah tersebut. Kalau belum mengerti atau masih bingung jangan sungkan-sungkan untuk bertanya atau berdiskusi dengan saya. Bagaimanpun, postingan ini hanya memberikan gambaran secara umum tentang istilah-istilah yang akan muncul selama kita belajar website di blog ini. Fokus kita selanjutnya adalah bagaimana membuat sebuah web termasuk didalamnya blog maupun CMS. Duh, dari dulu penulis sering menyebut istilah CMS. Apa sih itu? Tenang dulu, kita pasti akan mebahas itu, tapi ada baiknya kita belajar secara bertahap. Dan saya akan mempersiapkan langkah-langkah yang berurutan sehingga kita lebih mudah belajarnya. Namun, jika pembaca ternyata bingung atau merasa langkah-langkah tersebut tidak urut, maka saran pembaca sangat diharapkan. Karena dalam dunia marketing salah satu yang harus diperhatikan adalah Voice of Customer (VOC)..:)

»»  read more

Apa sih website itu?

Duh, dari judul postingan ini ada kesan penulis underestimate ya sama pembaca? Tapi bukan itu lho maksudnya. Pastilah diakui kita semua yang sering menjelajah ke dunia internet sudah memahami betul apa itu website. Namun, kurang baik rasanya kalau tutorial web ini tidak dimulai dengan mengetahui benda apa sih yang ditutorialkan ini. Selain itu, masih ada kemungkinan pembaca adalah orang yang baru pertama kali membuka internet, atau membuka internet karena pengen tahu arti sebuah website. Wah, pembelaannya terlalu banyak. Baiklah, langsung saja kita bahas definisi website itu terlebih dahulu.
Sebenarnya sangat banyak referensi yang bisa kita baca untuk sekedar mengetahui pengertian website, kalau malas baca buku, tinggal kita tanya saja Om Google ataupun tante Wiki (baca:wikipedia.red)(sebenarnya mereka sendiri termasuk sebuah website).
Saya akan coba mendefenisikan dengan bahasa saya sendiri.

"WEBSITE
merupakan kumpulan halaman-halaman yang berisi informasi yang disimpan di internet yang bisa diakses atau dilihat melalui jaringan internet pada perangkat-perangkat yang bisa mengakses internet itu sendiri seperti komputer, HP, dsb."

Bagaimana cara menampilkan dan menampilkan halaman-halaman informasi itu?
Yang pertama dilakukan adalah membuat atau mendesain halaman web yang berisi informasi itu dengan menggunakan bahasa pemrograman web. Sebagai bayangan, anggap saja terlebih dulu halaman-halaman itu adalah kertas-kertas yang berisi informasi yang ingin kita tunjukkan kepada orang lain. Tapi, tidak seperti kertas biasa, halaman ini ditulis dengan bahasa pemrograman website. Adapun bahasa program itu antara lain HTML, PHP, XML, ASP, dll. Misalnya seperti ini, kita ingin menampilkan sebuah gambar pada halaman website itu. Kita tidak bisa menuliskan kata-kata dengan bahasa kita sehari-hari, meskipun dengan bahasa 1001 negara (halah..). Contoh:

"Please show this image".

Jangan harap komputer akan mengerti kalimat Anda meskipun Anda menulis dengan grammer dan tenses yang tepat. Tapi kita cukup menulis dengan struktur seperti

<image src="http://www.website-anda.com/fotoku.jpg/>

dan secara otomatis, pada halaman website Anda akan muncul gambar dengan nama fotoku dengan alamat (URL):" http://www.website-anda.com/fotoku.jpg". Duh, apalagi tuh URL, kok bisa ada? Tenang, itu nanti kita bahas setelah ini. Untuk sementara Anda selesaikan dulu mebaca postingan ini sampai selesai.
Untuk membuat halaman-halaman website, sudah banyak software pendukung yang bisa kita gunakan, seperti Macromedia Dreamweaver dan Microsoft Frontpage. Sebenarnya di notepate juga bisa lho. Tapi..hiiiii...gak mau ahh..ngapain rumit-rumit, ya gak ..?he3x.
Nah, itu sekilas tentang dasar membuat halaman website. Lantas selanjutnya diapain, apa dikirim lewat pos? Tentu tidak. Halaman-halaman yang sudah kita buat tadi selanjutnya kita simpan pada jaringan sebuah penyedia layanan internet yang biasa disebut ISP (internet service provider) agar halaman-halaman kita bisa diakses atau dibuka oleh orang-orang diseluruh dunia melalui komputernya, HP, dsb, kapanpun dan dimanapun. Eh, gak deng..tapi ditempat yang bisa mengakses jaringan internet tentunya. Proses penyimpanan halaman website pada ISP itu sendiri biasa disebut hosting. Selain harus disimpan pada sebuah ISP, agar halaman website kita bisa diakses oleh orang lain, maka harus ada alamatnya. Alamat website tersebut biasa disebut domain. Ketika orang lain ingin melihat website Anda, maka cukup mengetikkan domain website Anda pada perangkat yang digunakannya. Untuk URL, hosting, dan domain sendiri akan kita bahas pada postingan selanjutnya. Jadi, jangan sungkan-sungkan untuk kembali lagi ya..;)
Saya rasa cukup sekian pengertian tentang arti website itu sendiri. Bagi pembaca yang mungkin baru pertama kali tahu dan kurang mengerti defenisi website tersebut, jangan sungkan-sungkan untuk terus bertanya. Dan bagi pembaca yang mungkin lebih tahu dan bisa menyampaikannya, silahkan berbagi di blog ini. Saya dengan senang hati mengharapkan partisipasi pembaca sekalian.

»»  read more

Selamat Datang

Halo pembaca yang terhormat. Perkenalkan saya dedi sinaga, si empunya blog ini..he3x. Disini kita akan belajar website lebih banyak lagi, termasuk didalamnya blog, CMS, baik pembuatan atau pendesainan, pengaturan atau pengelolaan (managing), maupun penggunaannya. Dan kita akan mencoba juga belajar mengedit tampilan friendster, sebuah situs pertemanan yang sedang booming di Indonesia. Hmm, tapi bukan berarti saya tahu segalanya tentang website. Karena kalau boleh jujur, per-website-an di dunia internet ini cakupannya luas, baik bidang pendesainan, penyediaan, maupun penggunaannya, yang tentunya tidak semua bisa saya kuasai. Makanya, saya juga mengundang pembaca yang budiman untuk bersama-sama membagi ilmunya melalui blog tutorials website ini. Dengan kita salain berbagi pengetahuan diharapkan ilmu kita semakin berkembang dan bisa digunakan untuk keperluan kita. Tutorial website ini akan kita sajikan dengan bahasa yang menarik dan tentunya mudah dimengerti. Untuk itu saran, ide, dan kritik dari pembaca mutlak diperlukan, karena bagaimanapun Anda semualah inspirasinya. Jangan sungkan untuk berbagi dan datang kembali ya...:)
Bagi teman-teman yang ingin belajar tutorial membuat website gratis silahkan berkunjung ke blog ini.

»»  read more